Lewati ke konten
BPPK Kementerian Keuangan
Berita

Penutupan Pelatihan Teknis Kepala Hanggar Pabean dan Cukai Angkatan II Tahun Anggaran 2019

Pusdiklat Bea dan Cukai

[Jakarta] Senin, 29 Juli 2019. Pelatihan Teknis Kepala Hanggar Pabean dan Cukai Angkatan II Tahun Anggaran 2019 berakhir sudah. Upacara penutupan pelatihan tersebut dilaksanakan di Aula Padang Soedirdjo Pusdiklat Bea dan Cukai. Pelatihan Teknis Kepala Hanggar Pabean dan Cukai telah dilaksanakan pada tanggal 8 s.d. 29 Juli 2019. Upacara Penutupan Pelatihan tersebut dipimpin oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan Bapak Zaenal Imtihan serta dihadiri oleh pejabat struktural di lingkungan Pusdiklat Bea dan Cukai dan Pelatih Kopassus TNI-AD.

Dalam sambutannya kepada peserta Pelatihan Teknis Kepala Hanggar Pabean dan Cukai, Bapak Zaenal Imtihan menyampaikan bahwa Indonesia berada di posisi strategis dalam arus perdagangan Internasional khususnya di negara-negara ASEAN. Indonesia sangat potensial untuk menjadi tempat peredaran barang-barang lintas negara. Disinilah pentingnya peran DJBC dalam mengawasi keluar masuknya barang dan memastikan tidak ada penyelundupan barang-barang yang tidak semestinya, terutama para pegawai yang bekerja di hanggar pabean dan cukai sebagai ujung tombak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang bersinggungan langsung dengan stakeholder. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan tentang Organisasi dan Tata Kerja Instansi Vertikal Direktorat Jenderal Bea dan Cukai bahwa tugas sebagai Kepala Subseksi Hanggar Pabean dan Cukai sangatlah kompleks. Walaupun demikian, peserta harus mampu melaksanakan tugas sebaik mungkin. Oleh karena itu, dengan selesainya pelatihan diharapkan peserta mendapatkan tambahan pengetahuan dalam melakukan klasifikasi barang, pemeriksaan fisik barang, penelitian dokumen kepabeanan dan cukai serta pengawasan di bidang kepabeanan dan cukai.

Diakhir sesi Upacara, Beliau mengharapkan kepada seluruh peserta agar menjadikan segala pendidikan dan pelatihan yang telah didapat sebagai modal dalam meningkatkan hasil kerja peserta sehingga pelayanan semakin sigap, pengawasan semakin kuat dan pemenuhan hak-hak negara semakin meningkat.