Lewati ke konten
BPPK Kementerian Keuangan
Berita

Tujuan Knowledge Capture

Pusdiklat Anggaran dan Perbendaharaan

 

 

Dalam buku ?Becoming a Knowledge-Sharing Organization?, Janus (2016) menyebutkan pengetahuan paling efektif jika ditransmisikan secara langsung dari pemilik pengetahuan kepada yang lain (knowledge sharing) karena membuka ruang diskusi yang tidak didapatkan melalui dokumen. Akan tetapi, hal tersebut tidak fleksibel mengingat harus ada keluangan waktu dari kedua belah pihak.

 

Untuk itulah, knowledge capture berperan agar pengetahuan bisa terjangkau dan mampu diakses kapan saja. Menurut Janus, knowledge capturing ini memberikan beberapa manfaat sebagai berikut:

a. Mencegah terjadinya kehilangan pengetahuan dari pegawai-pegawai kunci.

b. Meningkatkan kecepatan dan kualitas pembuatan keputusan, khususnya menghindari kesalahan berulang.

c. Menyediakan sumber yang unik untuk program pelatihan pegawai.

d. Menyediakan sumber yang unik untuk knowledge sharing eksternal.

 

#BelajarTanpaBatas

#KitaPemelajar

#KnowledgeCapture

#KnowledgeManagement