Kinerja dan Manfaat APBN Untuk Kita
• Di tengah gejolak global, kinerja perekonomian domestik tetap resilien, tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang terjaga, inflasi yang terkendali, dan defisit fiskal yang tetap dalam batas aman.
• Pemerintah berkomitmen memperkuat ketahanan fiskal melalui penajaman efisiensi belanja negara agar lebih produktif serta melanjutkan penguatan reformasi perpajakan yang berkeadilan dan akuntabel.
• Penerimaan negara terus tumbuh kuat, didorong oleh membaiknya aktivitas ekonomi dan transformasi digital dalam administrasi perpajakan yang berkontribusi signifikan terhadap optimalisasi penerimaan negara.
• Belanja negara tetap berada pada jalurnya (on track) sesuai program-program prioritas nasional, didukung oleh perbaikan dalam pelaksanaan anggaran.
• Pemerintah terus menjaga defisit APBN tetap di bawah 3% melalui optimalisasi pendapatan negara dan pengendalian pengeluaran secara terukur.
• Pembiayaan anggaran dikelola secara prudent, efisien, dan fleksibel mengikuti dinamika pasar keuangan. Kondisi pasar obligasi tetap terkendali meskipun nilai tukar rupiah mengalami tekanan, didukung oleh langkah-langkah stabilisasi pemerintah melalui pembelian obligasi guna menjaga tingkat imbal hasil (yield) tetap stabil.
#UangKita