Focus Group Discussion (FGD)
Kapan FGD digunakan?
FGD cocok untuk hal-hal sebagai berikut:
a. mengeksplorasi topik yang masih sedikit atau permasalahannya masih belum jelas;
b. menjelaskan perilaku atau kepercayaan tertentu serta kondisi dimana hal tersebut terjadi;
c. mengevaluasi layanan, program, atau intervensi serta memahami alasan keberhasilan atau
kegagalannya;
d. merancang survei atau studi eksperimental dengan mengidentifikasi permasalahan, terminologi, atau
komponen yang harus disertakan;
e. memperoleh keberagaman pengalaman dan perspektif tentang topik yang dipelajari;
f. memahami konteks, budaya atau norma sosial yang meliputi isu-isu penelitian karena moderasi sosial
dapat membedakan perilaku umum dan perilaku tidak lazim;
g. memahami proses kelompok (seperti pengambilan keputusan) dengan mengamati bagaimana peserta
mendiskusikan sebuah isu, saling mempengaruhi, atau memutuskan strategi untuk aksi.
(Sumber: Hennink, M. M. (2014). Focus Group Discussions. Oxford University Press. http://dx.doi.org/10.../acprof:osobl/9780199856169.001.0001)