Corpu

Tujuan Kemenkeu Corpu

Mewujudkan Kementerian Keuangan sebagai organisasi pembelajaran yang berkelanjutan dan adaptif

Memasuki abad 21, pekerja berpendidikan dengan tingkat intelektualitas tinggi mulai membanjiri dunia kerja dan mendorong pemilik perusahaan menyesuaikan gaya manajemen organisasinya dari perintah atau komando menjadi sharing atau partisipatif, baik dalam proses pembuatan maupun pelaksanaan keputusan. Fenomena tersebut mendorong lahirnya gerakan organisasi pembelajar atau yang dinamakan Learning Organization.

Corporate university yang diwujudkan oleh BPPK di sini merupakan suatu konsep proses belajar dalam organisasi. Lembaga pendidikan dan pelatihan harus membangun suatu proses belajar untuk membantu induk organisasi dalam mencapai tujuan-tujuannya.

Sejalan dengan hal tersebut, tujuan utama yang ingin dicapai melalui Kemenkeu Corpu adalah terwujudnya Kementerian Keuangan sebagai learning organization, yaitu organisasi yang secara terus menerus dan terencana memfasilitasi anggotanya, agar mampu terus berkembang dan mentransformasi diri baik secara kolektif maupun individu dalam usaha mencapai hasil yang lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan yang dirasakan bersama antara organisasi dan individu di dalamnya.

Tujuan Kemenkeu Corpu

10 Komponen Kunci Learning Organization

Keberhasilan strategi Kemenkeu Corporate University untuk mewujudkan Kemenkeu sebagai organisasi pembelajar tidak dapat hanya dilihat dari implementasinya di BPPK saja melainkan juga di seluruh Unit Eselon I di lingkungan Kemenkeu. Secara lengkap, setiap unit diharapkan dapat mengimplementasikan 10 komponen kunci learning organization:

1

Strategic Fit and Management Commitment

Adanya strategi dan komitmen pimpinan unit Eselon I terhadap pembelajaran untuk menuju menjadi Learning Organization.

2

Learning Function Organization

Adanya peran dan learning partners dan skill group owner di setiap unit Eselon I dalam memfasilitasi pembelajaran dan manajemen pengetahuan bagi seluruh pegawainya.

3

Learning Spaces

Tersedianya fasilitas dan infrastruktur di setiap unit Eselon I untuk mengakses LKMS (Kemenkeu Learning Center) dan/atau KMS unit Eselon I, termasuk kebijakan terhadap kesempatan belajar dan mendokumentasikan pengetahuan bagi pegawai di lokasi kerja.

4

Learning Solutions

Keterlibatan aktif unit Eselon I dalam beberapa metode pembelajaran yaitu, structured learning dan learning while working bagi pegawainya.

5

Leaders Participation in Learning Process

Adanya partisipasi aktif pimpinan dalam proses pembelajaran di unit melalui leaders as teachers, leaders as coaches dan leaders as learning participants.

6

Learners

Adanya keleluasaan pegawai dalam memperoleh pembelajaran sesuai dengan kebutuhan pembelajaran.

7

Knowledge Sharing Culture

Budaya berbagi pengetahuan dan saling menghargai keberagaman pendapat yang berlangsung di unit kerja.

8

Feedback

Adanya upaya perbaikan atas umpan balik yang diberikan.

9

Learning Value Chains

Komitmen dan sinergi unit Eselon I terhadap proses pembelajaran yang dikelola oleh BPPK.

10

Learners Performance

Meningkatnya performa peserta pembelajaran setelah mengikuti pembelajaran dalam rangka menjadi strategi dalam menghadapi business issue.