home
Berita
Pengumuman
Artikel
Video
Pelatihan Jarak Jauh
Pelatihan Klasikal
Open Class
BDK Podcast Mappakoe
Dashboard Pelatihan
Kalender Pembelajaran
Pojok Keuangan BDK Makassar
Wujudkan Budaya Ramah Lingkungan, Balai Dikat Keuangan Makassar Berkolaborasi dengan Kemenkeu Satu Sulsel Gelar Open Class Eco Office 2026
Balai Diklat Keuangan Makassar
Rabu, 15 April 2026 09:40 WIB
MAKASSAR, 15 April 2026– Balai Diklat Keuangan Makassar berkolaborasi dengan Perwakilan Kementerian Keuangan Sulawesi Selatan (Kemenkeu Satu Sulsel) menyelenggarakan kegiatan Talkshow Kemenkeu Satu Open Class bertajuk “Habituasi Pola Hidup Ramah Lingkungan yang Berulang, Konsisten, dan Berkelanjutan” pada Selasa (14/04). Bertempat di Aula Rongkong, Gedung Keuangan Negara (GKN) II Makassar, acara ini menjadi momentum penguatan implementasi Eco Office di seluruh unit kerja Kemenkeu wilayah Sulawesi Selatan, sekaligus langkah pertama untuk memulai implementasi Pedoman Penerapan Gedung Ramah Lingkungan di Lingkungan Kementerian Keuangan sesuai Keputusan Menteri Keuangan Nomor 384 Tahun 2024.
Kepala Balai Diklat Keuangan (BDK) Makassar, Rohmat Wahyudi, menekankan pentingnya transisi dari sekadar pemahaman teknis menuju perubahan perilaku.
"Kita tidak hanya berbicara tentang tindakan teknis tetapi juga habituasi. Kita ingin pola hidup ramah lingkungan ini menjadi perilaku yang berulang, konsisten, dan akhirnya melekat sebagai budaya kerja kita," ujar Rohmat di depan para peserta.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Sekretariat Perwakilan Kemenkeu Sulsel, Ikhwan Mahmud, yang hadir sebagai Keynote Speaker memberikan arahan tegas mengenai pentingnya eksekusi di lapangan. Ikhwan berharap kegiatan ini memberikan dampak langsung pada operasional kantor sehari-hari. Beliau juga menambahkan bahwa di tengah semangat efisiensi saat ini, urgensi pengelolaan lingkungan merupakan hal yang sangat prioritas bagi institusi.
Talkshow yang dipandu oleh moderator Kusuma Aji Nugraha (Widyaiswara BDK Makassar) ini menghadirkan dua pakar lingkungan, yaitu Rina Triany Muchsin, SE., MAP. dari PPLH Sulawesi dan Maluku, serta Faisal Baso selaku penyuluh dari Bank Sampah Unit (BSU) Asoka V Makassar. Dalam diskusi tersebut, ditekankan bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan oleh setiap individu pegawai.
Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini diikuti oleh 70 pegawai dari berbagai unit eselon I di Kementerian Keuangan Sulawesi Selatan. Antusiasme terlihat dari banyaknya pertanyaan mengenai teknis pemilahan sampah dan cara menjalin sinergi dengan Bank Sampah lokal untuk mengolah limbah perkantoran menjadi barang bernilai guna. Diharapkan setelah kegiatan ini, setiap unit kerja di bawah Kemenkeu Satu Sulsel dapat segera mengakselerasi program Eco Office sesuai dengan standar KMK Nomor 384 Tahun 2024.
Layanan Informasi Unit
Layanan Informasi Kediklatan dan Pembelajaran
Layanan Bantuan dan Pengaduan
Informasi Publik