home
Berita
Pengumuman
Artikel
Video
30 ASN Kemenkeu Raih Gelar S1 Sistem Informasi melalui Program RPL BINUS University
Pusat Pembinaan Jabatan Fungsional dan Penjaminan Mutu
Rabu, 26 Agustus 2026 10:00 WIB
Sebanyak 30 Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Keuangan berhasil menyelesaikan pendidikan Strata Satu (S1) Program Studi Sistem Informasi melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di BINUS University. Program yang berlangsung selama lima (5) semester, sejak September 2023 hingga April 2026, menjadi bagian dari upaya pengembangan kompetensi ASN di bidang teknologi informasi dan transformasi digital. Para peserta program ini berasal dari berbagai unit di lingkungan Kementerian Keuangan, yaitu Sekretariat Jenderal, Direktorat Jenderal Anggaran, Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Direktorat Jenderal Perbendaharaan, dan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara.
Program pendidikan ini dirancang untuk memperkuat kompetensi peserta dalam analisis dan pengembangan sistem informasi, pemecahan masalah berbasis teknologi, serta pengelolaan sistem informasi untuk mendukung kebutuhan organisasi. Selain kompetensi teknis, peserta juga mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, kepemimpinan, dan profesionalisme yang menjadi bekal penting dalam mendukung transformasi digital dan peningkatan kualitas layanan organisasi. Dalam program ini, peserta menyelesaikan 40 SKS melalui mekanisme RPL dan melanjutkan 106 SKS melalui pembelajaran di kampus.
Tidak hanya berfokus pada capaian akademik, para peserta juga aktif mengembangkan pengalaman dan kompetensi melalui berbagai kegiatan di luar perkuliahan. Sejumlah peserta terlibat dalam Information Systems Case Study Club, Information Systems Project Member, Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HIMSISFO), Unit Kegiatan Mahasiswa, hingga menjadi Freshmen Leader. Aktivitas tersebut turut memberikan ruang bagi peserta untuk mengasah kemampuan kolaborasi, kepemimpinan, serta penerapan ilmu Sistem Informasi dalam berbagai konteks.
Prestasi juga menjadi bagian dari perjalanan pendidikan para peserta. Faiz Hasan Nur Syafiq dan Bima Jatmiko Abadi berhasil meraih Juara 1 AIS Software Innovation Challenge 2024 bersama tiga mahasiswa lainnya. Kompetisi internasional yang diselenggarakan oleh Association for Information Systems tersebut mempertemukan mahasiswa Sistem Informasi dari berbagai negara untuk merancang solusi inovatif atas permasalahan yang berkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Pada saat Universitas Binus menjadi tuan rumah kegiatan DT|UX Summit 2025 pada November 2025, salah satu peserta program ini berkesempatan mempresentasikan aplikasi yang dibangun Bersama kelompoknya di hadapan Prof. Donald Arthur “Don” Norman yang merupakan Father of UX (User Experience). Dalam salah satu sesi yang berjudul Design Thinking Champions: Crafting Humanity-Centred Digital Solutions for World Impact, pegawai tersebut mempresentasikan aplikasi seluler yang membantu konsumen rumah tangga memaksimalkan stok bahan makanan mereka melalui solusi bertenaga Al dan keterlibatan interaktif yang diberi nama Ingredify.
Selain itu, sejumlah peserta berhasil menorehkan prestasi pada berbagai kompetisi tingkat nasional dan internasional di bidang UI/UX Design, web application, dan inovasi teknologi. Beberapa di antaranya meraih juara dalam PROXO National IT Competition 2024, INVOFEST, HACKFEST 2025: UI/UX International, serta berbagai kompetisi lainnya. Capaian tersebut menunjukkan bahwa proses pembelajaran tidak hanya menghasilkan penguasaan teori, tetapi juga mendorong peserta untuk menghasilkan solusi dan karya berbasis teknologi.
Kegiatan akademik peserta juga menghasilkan sejumlah publikasi ilmiah yang ditulis bersama dosen dan dipublikasikan dalam konferensi internasional. Topik penelitian yang diangkat antara lain sistem informasi beasiswa, prediksi harga emas menggunakan pendekatan statistik dan machine learning, penerimaan pengguna terhadap aplikasi e-Perjadin di Kementerian Keuangan, hingga perancangan platform pembelajaran terintegrasi. Sejumlah publikasi tercatat dalam konferensi yang terindeks Scopus, sementara beberapa lainnya masih dalam proses penerbitan.
Relevansi pendidikan dengan kebutuhan organisasi juga tercermin dari berbagai topik tugas akhir yang dikerjakan peserta. Topik yang diangkat mencakup machine learning untuk prediksi nilai jual tanah, pengelolaan pusat data Kementerian Keuangan, keterlibatan pembelajaran pada sistem manajemen pembelajaran pemerintah, evaluasi keamanan siber, rekomendasi cloud deployment model, pengembangan asisten virtual pada Satu Kemenkeu, analisis user experience Coretax, hingga pemanfaatan artificial intelligence pada layanan pemerintah.
Menariknya, sejumlah tugas akhir secara langsung mengangkat pengembangan dan evaluasi teknologi yang berkaitan dengan ekosistem Kementerian Keuangan. Di antaranya adalah penelitian mengenai integrasi asisten virtual pada website Satu Kemenkeu untuk optimalisasi akses informasi kepegawaian, analisis user experience pada proses registrasi Coretax, serta evaluasi usability fitur chatbot berbasis artificial intelligence pada Kemenkeu Learning Center. Hal ini memperlihatkan bagaimana proses pendidikan dapat menjadi ruang untuk mengidentifikasi dan mengembangkan solusi atas kebutuhan nyata di lingkungan kerja.
Pada akhir masa studi, seluruh peserta berhasil menyelesaikan pendidikan dalam lima semester. Sebanyak 28 lulusan memperoleh predikat Summa Cum Laude pada Wisuda ke-75 BINUS University. Selain itu, sembilan lulusan meraih BINUS Award of Excellence karena berhasil mencapai IPK sempurna 4,00. Salah satu peserta, Dhiya Tsaltsa Muharram, juga terpilih sebagai Wisudawan Terbaik dari program yang sama karena memperoleh rata-rata nilai tertinggi.
Capaian tersebut menjadi gambaran bahwa pengembangan kompetensi ASN melalui pendidikan formal dapat berjalan beriringan dengan kebutuhan transformasi digital organisasi. Bekal akademik, pengalaman profesional, prestasi, penelitian, serta berbagai proyek teknologi yang dihasilkan selama masa studi diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut bagi penguatan kapasitas digital dan peningkatan kualitas layanan di lingkungan Kementerian Keuangan.
Layanan Informasi Unit
Layanan Informasi Kediklatan dan Pembelajaran
Layanan Bantuan dan Pengaduan
Informasi Publik