home
Berita
Pengumuman
Artikel
Video
Instagram
Facebook
Twitter
Youtube
Layanan Informasi Publik
Daftar Informasi Publik
Layanan Informasi dan Pengaduan di BDK Balikpapan
Dukung Program MBG, BDK Balikpapan x BDK Pontianak Gelar Webinar Pengelolaan Keuangan SPPG
Balai Diklat Keuangan Balikpapan
Selasa, 14 April 2026 13:29 WIB
Balikpapan, 7 April 2026 – BDK Balikpapan bersinergi dengan BDK Pontianak menyelenggarakan Webinar Kemenkeu Corpu Open Class (KCOC) bertema “Sinergi Penguatan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan SPPG untuk Program Pemenuhan Gizi yang Berkelanjutan” secara daring, Selasa (7/4). Webinar ini diikuti oleh lebih dari seribu peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pengelola SPPG, ASN Kementerian Keuangan, pemerintah daerah, hingga masyarakat umum melalui Zoom dan YouTube BDK Pontianak.
Kegiatan diawali dengan penayangan video yang menampilkan perjalanan pendampingan pengelolaan keuangan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kalimantan Barat, yang menggambarkan upaya pembinaan dan penguatan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Webinar secara resmi dibuka dengan keynote speech Kepala Kanwil DJPb Provinsi Kalimantan Barat, Rahmat Mulyono, yang menekankan pentingnya akuntabilitas dan kepercayaan publik sebagai fondasi utama dalam pengelolaan keuangan Program MBG. Program MBG dinilai bukan sekadar bantuan pangan, melainkan investasi jangka panjang untuk peningkatan kualitas SDM. Setiap rupiah yang dikelola mencerminkan harapan masyarakat yang harus dijaga agar memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan.
Webinar ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Paska Pakpahan – Kepala KPPG Balikpapan, Rudy Laurentius Simbolon – Koordinator Pengawasan BPKP Provinsi Kalimantan Barat, dan Hartono – Penyuluh Pajak Ahli Madya Kanwil DJP Kalimantan Barat.
Pada sesi materi pertama, Paska Pakpahan memaparkan peran strategis SPPG serta tata kelola penyelenggaraan program MBG. Pemahaman yang komprehensif terhadap mekanisme pengelolaan keuangan dinilai menjadi kunci agar pelaksanaan program berjalan tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Materi berikutnya disampaikan oleh Rudy Laurentius Simbolon, yang mengulas pengelolaan keuangan SPPG dari perspektif akuntabilitas, pengendalian intern, serta manajemen risiko. Penerapan sistem pengawasan yang kuat disebut penting untuk memitigasi berbagai potensi risiko dalam pelaksanaan program pemenuhan gizi.
Webinar semakin komprehensif dengan penyampaian materi dari Hartono, yang menjelaskan aspek kepatuhan administrasi perpajakan dalam pengelolaan keuangan SPPG, sebagai bagian dari kewajiban yang tidak terpisahkan dari pengelolaan keuangan negara.
Antusiasme peserta terlihat jelas pada sesi diskusi yang dimoderatori oleh Widyaiswara Ahli Pertama BDK Balikpapan, Windra Sulung Mahardika. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan kepada narasumber, khususnya terkait praktik pengelolaan keuangan, tantangan pengendalian, serta implementasi akuntabilitas di lapangan. Sesi ini menjadi ruang belajar bersama sekaligus sarana berbagi pengalaman antara pengelola SPPG dan masyarakat umum.
Kegiatan ini ditutup dengan peluncuran Buku Saku Seri Kepemimpinan dan Manajerial bagi Kepala SPPG. Buku saku ini diharapkan dapat menjadi panduan praktis dalam memperkuat peran kepemimpinan dan profesionalisme pengelolaan keuangan SPPG.
Melalui kegiatan ini, BDK Balikpapan dan BDK Pontianak sebagai unit pelaksana teknis pendidikan dan pelatihan keuangan negara di daerah berharap dapat meningkatkan pemahaman para pengelola SPPG dan pemangku kepentingan terkait prinsip tata kelola serta akuntabilitas pengelolaan keuangan dalam pelaksanaan Program MBG.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong terbangunnya komitmen bersama untuk mewujudkan pengelolaan keuangan program pemenuhan gizi yang transparan, akuntabel, dan berintegritas, guna mendukung keberhasilan program prioritas nasional secara berkelanjutan.
Layanan Informasi Unit
Layanan Informasi Kediklatan dan Pembelajaran
Layanan Bantuan dan Pengaduan
Informasi Publik