home
Berita
Pengumuman
Artikel
Video
Instagram
Facebook
Twitter
Youtube
Layanan Informasi Publik
Daftar Informasi Publik
Layanan Informasi dan Pengaduan di BDK Balikpapan
Dorong Pembelajaran Adaptif, BDK Balikpapan Gelar Stakeholder Gathering 2026 di Banjarmasin
Balai Diklat Keuangan Balikpapan
Jumat, 6 Februari 2026 15:57 WIB
Banjarmasin, 4 Februari 2026 — Balai Diklat Keuangan (BDK) Balikpapan menyelenggarakan Stakeholder Gathering 2026 yang bertempat di Aula Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarmasin, sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan para mitra kerja internal maupun eksternal Kementerian Keuangan. Stakeholder Gathering ini dihadiri oleh berbagai mitra kerja yang terdiri atas perwakilan unit vertikal Kementerian Keuangan dari DJPb, DJKN, DJP, DJBC, serta mitra eksternal dari BPK, BPKP, BKD, BPSDMD, BAPPEDA, BAPENDA, BKPSDM Kabupaten dan Kota di wilayah Kalimantan Selatan.
Kegiatan ini dibuka dengan opening speech oleh Catur Ariyanto Widodo, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Selatan, kemudian dilanjutkan dengan keynote speech dari Albertus Kurniadi Hendartono, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Publik. Turut hadir pula Agus Bandiyono, Wakil Direktur Politeknik Keuangan Negara STAN dan Tetik Fajar Ruwandari, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Kekayaan Negara Kalimantan Selatan dan Tengah, sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan Stakeholder Gathering 2026 dan penguatan kolaborasi pengembangan SDM di wilayah Kalimantan.
Selanjutnya, rangkaian acara diisi dengan pemaparan materi dan diskusi oleh narasumber internal BDK Balikpapan. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam mendukung pengembangan SDM yang unggul dan adaptif, selaras dengan kebutuhan serta tantangan di wilayah, sekaligus menegaskan peran BDK Balikpapan sebagai mitra pengembangan kompetensi SDM yang relevan, kontekstual, dan berkelanjutan. Forum diskusi berlangsung secara interaktif dan menjadi wadah pertukaran gagasan antara BDK Balikpapan dan para mitra. Berbagai masukan disampaikan terkait kebutuhan pembelajaran, tantangan di lapangan, serta peluang pengembangan kapasitas SDM yang lebih tepat sasaran. Proses ini diharapkan mampu menghasilkan pemetaan kebutuhan pembelajaran yang akurat dan responsif terhadap dinamika organisasi.
Hasil dari Stakeholder Gathering ini akan menjadi dasar penyusunan program pembelajaran berbasis kewilayahan yang adaptif, berbasis data, dan selaras dengan prioritas kebutuhan mitra. Dengan pendekatan tersebut, program pengembangan SDM yang dirancang tidak hanya relevan secara konseptual, tetapi juga aplikatif dan berdampak nyata bagi peningkatan kinerja organisasi.
Kegiatan ini juga menegaskan komitmen BDK Balikpapan untuk terus menjalin kolaborasi strategis dalam meningkatkan kompetensi SDM di wilayah kerja Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan, sejalan dengan arah kebijakan pengembangan SDM Kementerian Keuangan.
Tetik Fajar Ruwandari, Kepala Kanwil DJKN Kalimantan Selatan dan Tengah, turut mengapresiasi kegiatan Stakeholder Gathering ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat mendukung pengembangan SDM di Kalimantan Selatan, serta diharapkan mampu terus mendorong peningkatan kualitas pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan daerah.
Apresiasi juga disampaikan oleh Jaya Abadi dari BAPENDA Provinsi Kalimantan Selatan yang menegaskan bahwa kegiatan ini selaras dengan tugas pokok BDK Balikpapan dalam meningkatkan kinerja SDM ASN di daerah. Ia berharap sinergi ini dapat terus berlanjut, khususnya dalam pengembangan kompetensi SDM melalui metode pembelajaran yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan wilayah.
Melalui Stakeholder Gathering 2026, BDK Balikpapan berharap kolaborasi yang terjalin dapat semakin kuat dan berkelanjutan, sehingga pengembangan SDM di wilayah Kalimantan dapat berjalan lebih efektif, adaptif, dan berdampak nyata bagi organisasi.
Layanan Informasi Unit
Layanan Informasi Kediklatan dan Pembelajaran
Layanan Bantuan dan Pengaduan
Informasi Publik