home
Berita
Pengumuman
Artikel
Video
Kajian Akademis 2019
Kajian Akademis 2020
Kajian Akademis 2022
Kajian Akademis 2023
PIPK 2023
Bendahara 2023
PPK dan PPSPM 2023
Microlearning PPL 2023
Perekonomian Terkini di Juli 2026
Pusdiklat Anggaran dan Perbendaharaan
Selasa, 14 Juli 2026 11:50 WIB
<p>• Pada Semester I Tahun 2026, fundamental ekonomi Indonesia tetap tangguh, tercermin dari capaian pertumbuhan ekonomi sebesar 5,61% pada Triwulan I Tahun 2026.</p> <p>• APBN Tahun Anggaran 2026 hadir menjalankan peran strategis sebagai peredam guncangan (<em>shock absorber</em>), agen pembangunan (<em>agent of development</em>), dan instrumen untuk menjaga keberlanjutan fiskal (<em>fiscal sustainability</em>).</p> <p>• Kinerja pendapatan negara pada Semester I Tahun 2026 menunjukkan hasil yang positif, dengan realisasi pendapatan negara mencapai Rp1.459.442,5 miliar atau 46,3% dari target APBN.</p> <p>• Kinerja penerimaan perpajakan tetap terjaga melalui penguatan basis penerimaan, efektivitas implementasi Coretax, serta tetap kuatnya aktivitas ekonomi domestik.</p> <p>• Kinerja Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tetap solid dan resilien, didukung oleh peningkatan kualitas dan cakupan layanan kementerian/lembaga dan BLU, penguatan kepatuhan serta penegakan hukum, serta pengelolaan penerimaan yang semakin efektif.</p> <p>• Pada tahun 2027, arah dan strategi Kebijakan Ekonomi dan Fiskal dirancang dalam kerangka kebijakan yang terintegrasi dan sinergis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.</p> <p>• APBN berperan sebagai katalis dan instrumen <em>countercyclical</em> untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat perlindungan sosial yang tepat sasaran, mendukung dunia usaha, mengoptimalkan penerimaan negara, meningkatkan kualitas belanja, serta menjaga disiplin fiskal.</p> <p>#UangKita</p>
Layanan Informasi Unit
Layanan Informasi Kediklatan dan Pembelajaran
Layanan Bantuan dan Pengaduan
Informasi Publik