home
Berita
Pengumuman
Artikel
Video
Informasi Pelatihan
Informasi Kinerja
Instagram
Youtube
Maklumat Pelayanan
Motto Pelayanan
Repositori Pengetahuan
BESANAK 2026, BDK Palembang Bekali Siswa SRMA 7 Kelola Emosi dan Hadapi Bullying
Balai Diklat Keuangan Palembang
Kamis, 8 Oktober 2026 14:50 WIB
Palembang (8/10) – Kemampuan mengelola emosi dan keberanian menghadapi bullying merupakan bekal penting bagi remaja dalam menjalani kehidupan di lingkungan sekolah. Hal tersebut menjadi fokus Belajar Bersama Anak Sekolah (BESANAK) Tahun 2026, kolaborasi antara Balai Diklat Keuangan (BDK) Palembang dan Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 7 Palembang yang diselenggarakan di Aula SRMA 7, Kamis (8/10).
Diikuti 91 siswa kelas XI, BESANAK menghadirkan dua dosen psikologi dari UIN Raden Fatah Palembang sebagai narasumber, yaitu Nisa Praditya Ar Rizqi, M.Psi. dan Cholila Shinta Jati Sari, M.Psi. Kegiatan turut dihadiri Kepala BDK Palembang Agung Heru Pranyoto, Kepala SRMA 7 Palembang Diana Nursanti, M.Pd., Widyaiswara Ahli Madya BDK Palembang, serta sejumlah panitia dari SRMA 7 dan BDK Palembang.
Dalam sambutannya, Agung menyampaikan bahwa BESANAK merupakan kelanjutan kegiatan yang telah dimulai pada tahun sebelumnya. Ia mengajak para siswa untuk terus bersemangat mempersiapkan diri karena mereka merupakan bagian dari generasi yang akan melanjutkan pembangunan Indonesia menuju 2045.
“Seribu langkah tidak akan tercapai jika tidak dimulai dari langkah pertama,” ujarnya.
Agung juga mengingatkan bahwa kecerdasan emosional dapat diterapkan dalam menghadapi berbagai persoalan yang ditemui setiap siswa.
Sementara itu, Diana menyampaikan apresiasi dan kegembiraannya atas pelaksanaan BESANAK. Ia berharap materi yang diberikan dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari, khususnya sebagai siswa yang tinggal di lingkungan sekolah berasrama. Menurutnya, pembelajaran mengenai pengendalian emosi dan anti-bullying tidak hanya penting bagi siswa, tetapi juga relevan bagi semua orang.
Memasuki sesi materi, Nisa membahas pengendalian emosi dengan mengajak siswa memahami hubungan antara peristiwa, pikiran, emosi, dan perilaku. Ia menjelaskan bahwa remaja cenderung lebih sensitif terhadap situasi negatif karena respons emosinya masih berkembang. Karena itu, penting bagi remaja untuk mengenali dan mengelola emosi sebelum memunculkan reaksi impulsif.
Siswa diperkenalkan pada lima langkah mengenali dinamika emosi, yaitu menyadari, memahami, mengekspresikan, mengelola, dan merefleksikan emosi. Nisa juga membagikan sejumlah strategi untuk meredam reaksi impulsif, antara lain teknik STOP, deep breathing dan mindfulness, serta mengubah sudut pandang melalui self-talk positif. “Emosi adalah sinyal, kamu adalah nahkodanya,” menjadi salah satu pesan yang ditekankan kepada para siswa.
Pada sesi selanjutnya, Shinta mengajak siswa memahami bahwa bullying dapat terjadi di dunia nyata maupun di ruang digital. Siswa diperkenalkan pada berbagai peran yang dapat muncul dalam peristiwa bullying, mulai dari pelaku dan pengikut hingga bystander dan pembela korban.
Shinta kemudian memperkenalkan konsep upstander, yaitu keberanian untuk mengambil peran dalam menghentikan bullying. Beberapa strategi yang dapat dilakukan antara lain mengalihkan perhatian (distract), mencari bantuan (delegate), mendokumentasikan kejadian (document), mendampingi korban setelah kejadian (delay), maupun menegur secara langsung (direct) dengan tetap mempertimbangkan keamanan.
Antusiasme siswa terlihat dari keaktifan mereka mengikuti sesi materi, ice breaking, dan diskusi. Sejumlah pertanyaan yang disampaikan menunjukkan bahwa materi yang dibahas dekat dengan persoalan yang mereka hadapi, seperti mengapa seseorang mudah terpancing emosi, bagaimana mengekspresikan emosi dengan cara yang tepat, hingga bagaimana menghadapi bullying yang terus berlanjut meskipun telah dilaporkan kepada guru.
Melalui BESANAK, BDK Palembang berupaya memberikan bekal yang tidak hanya berupa pengetahuan, tetapi juga kecakapan bagi siswa untuk mengelola emosi, menghadapi bullying, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan saling mendukung. [ST]
Balai Diklat Keuangan Palembang terus berkomitmen menjaga integritas dan sikap antikorupsi serta senantiasa memberikan pelayanan dengan HEBAT (Hati, Efektif, Berkelanjutan, Akurat, dan Tanggap) dalam rangka mempertahankan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi. Pelaporan dapat dilakukan melalui upg.bdkpalembang@kemenkeu.go.id atau www.wise.kemenkeu.go.id
Layanan Informasi Unit
Layanan Informasi Kediklatan dan Pembelajaran
Layanan Bantuan dan Pengaduan
Informasi Publik