Bahagia Di Usia Senja

Setiap orang pasti menginginkan kehidupan yang mapan secara finansial, tetapi tidak semua orang dapat mewujudkan. Hal tersebut, dikarenakan kurangnya strategi yang tepat dalam mengatur finansial. Banyak diantara mereka saat masa pensiun mengalami keterbatasan dari segi finansial, dikarenakan gaji serta tunjangan yang mereka peroleh setiap bulan tidak lagi sama saat aktif bekerja. Berikut ini beberapa tips untuk menjaga kestabilan finansial saat masa pensiun. Pertama, menyisihkan sebagian dari uang penghasilan. Tujuannya selain bisa menjadi dana darurat, dapat digunakan pula sebagai modal usaha.

Selanjutnya mencari jenis usaha yang cocok buat kita. Usaha yang cocok adalah usaha yang tidak mengganggu jam kerja kita sebagai PNS serta dengan modal kecil yang dapat menghasilkan keuntungan semaksimal mungkin dengan resiko yang sekecil-kecilnya. Contohnya menjadi makelar rumah atau tanah. Modal utamanya hanya dengan relasi dan keberanaian. Komisi dari hasil penjualannya pun lumayan, biasanya 2,5% dari harga atau sesuai dengan kesepakatan diawal. Kita juga dapat memulai usaha dengan menyalurkan hobby yang kita sukai, seperti apabila kita hobby akan bola, kita bisa mulai usaha dengan menjual pernak pernik yang bertemakan bola.

Kalaupun harus memulai usaha dengan menggunakan modal yang lumayan banyak, tentunya kita harus mampu menganalisa resiko dari usaha yang akan kita jalankan. Contohnya ketika kita akan memulai usaha dengan budidaya ikan mujair, ada resiko ikan akan mati disebabkan karena cuaca /lingkungan yang buruk, hal ini tentunya akan menimbulkan resiko gagal panen.

Agar mempunyai referensi dan gambaran usaha sampingan yang bisa kita jalankan, berikut ini beberapa tips usaha yang dapat kita lakukan sebelum masa pensiun dikuti dari laman goukm.id/usaha-sampingan-pns.

1. Membuka Toko Sembako

Sembako tentunya menjadi kebutuhan utama yang harus dipenuhi setiap orang. Jika harga sembako yang Anda jual sama dengan yang ada di pasaran atau bahkan lebih murah, disertai dengan kualitas dan pelayanan prima, tentu akan menjadi nilai tambah tersendiri. Dibandingkan jika mereka harus membeli di pasar akan membuang waktu dan uang untuk transportasi. Lebih baik teman-teman Anda tersebut membeli saja melalui Anda. Namun sayangnya para PNS terkadang suka mengambil terlebih dahulu baru membayar ketika gaji keluar. Jika hal seperti itu terjadi maka Anda sebaiknya memberikan ketegasan atau bisa juga Anda memberikan dispensasi asal ketika gaji keluar mereka langsung membayar. Dengan begitu Anda bisa balik modal mendapatkan keuntungan untuk biaya operasional.

2. Bisnis Online

Bisnis yang satu ini memang sedang menjadi tren zaman sekarang. Pola hidup masyarakat yang lebih suka untuk belanja online dibandingkan dengan belanja konvensional menjadi alasan utamanya. Faktor fleksibilitas bisa lakukan di mana pun membuat online shop menjadi salah satu bisnis yang cocok bagi PNS. Bisnis ini pun cukup mudah dilakukan karena tidak harus memiliki persediaan barang dalam jumlah banyak.

3. Menjual Makanan

Bagi Anda yang hobi masak tak ada salahnya Anda menjual makanan di kantin atau koperasi kantor.  Kedua lokasi tersebut sangat potensial karena setiap harinya pasti akan ada pengunjungnya untuk membeli makanan. Anda tak perlu menjaganya bisa Anda tinggal begitu saja atau dititipkan kepada penjaga kantin. Anda bisa menitipkannya di pagi hari dan mengambilnya ketika Anda pulang dari kerja.  Makanan yang dititipkan beragam bisa makanan ringan berupa keripik, gorengan, kacang, kue basah atau donat. Makanan camilan biasanya banyak diserbu pengunjung sambil menunggu pesanan. Tergantung dari makanan yang bisa Anda masak sendiri tanpa banyak menyita waktu Anda di rumah.

4. Menjual Pulsa

Handphone menjadi kebutuhan primer beberapa tahun belakangan ini.  Tentunya hal ini sangat berkaitan dengan pulsa dan paket datanya. Tanpa pulsa atau paket data biasanya handphone menjadi tidak berguna apalagi di era digital seperti ini. Sehingga profesi penjual pulsa sangat menguntungkan tentunya.  Teman sekerja Anda yang juga anggota PNS tentunya membutuhkan pulsa ini. Namun hati-hati karena menjual pulsa secara elektrik sehingga membuat orang dengan mudahnya meminta kiriman pulsa dengan jarak yang jauh membuat sulitnya menagih setelah pulsa dikirimkan.

5. Pengajar Les Private

Meski private termasuk freelance namun privat penghasilannya cukup besar. Per jamnya bisa Rp 35.000-50.000 untuk satu murid. Apalagi jika muridnya banyak misalnya 4 orang dalam sekali pertemuan dalam waktu satu jam Anda bisa mendapatkan Rp200.000. Bagaimana jika Anda mengajar private seminggu tiga kali. Dalam 3 kali pertemuan Anda bisa mendapatkan uang Rp600.000. Cukup bukan untuk menambah penghasilan Anda?

Pada akhirnya, hasil dan keuantungan dari usaha-usaha tersebut dapat kita simpan sebagai modal usaha yang lebih besar lagi ketika kita sudah menjelang pensiun nanti.

Paling Banyak Dibaca

  • Tetap Waspada! Penipuan Mengatasnamakan BPPK +

    Beredar surat palsu yang mengatasnamakan BPPK tentang "Diklat Sertifikasi Bendahara Tahun 2018." Dengan ini BPPK memberitahukan bahwa surat tersebut adalah Baca Selengkapnya
  • Menggagas Bentuk Birokrasi 4.0 +

    Oleh Siko Dian Sigit Wiyanto Dunia sudah memasuki era revolusi industri 4.0 yang merupakan kelanjutan revolusi industri 3.0. Revolusi industri Baca Selengkapnya
  • MENGUPAS TRANSFER KE DAERAH DAN DANA DESA DALAM APBN 2019 +

    Kebijakan fiskal yang dijalankan pemerintah tahun 2019 ini diberi Tema “APBN Untuk Mendorong Investasi dan Daya Saing Melalui Pembangunan (Investasi) Baca Selengkapnya
  • 1
  • 2

Eselon I Kementerian Keuangan

Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan
Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan
Inspektorat Jenderal
Sekretariat Jenderal
Direktorat Jenderal Bea Cukai
Direktorat Jenderal Pajak
Badan Kebijakan Fiskal
Direktorat Jenderal Anggaran
Direktorat Jenderal Perbendaharaan
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara
Layanan Pengadaan Secara Elektronik
Call Center BPPK
Easylib
Wise
Indonesia Darurat Narkoba
APBN Kemenkeu 2016