Kepala KPPBC Yogyakarta: Mari Menjaga Komitmen Terhadap Organisasi

[Yogyakarta] 8 Oktober 2018. “Ada beberapa peserta yang mundur/gagal mengikuti diklat Kesamaptaan, kami rasa itu bukan karena masalah fisik. Kami yakin Saudara datang untuk mengikuti samapta pasti selalu ada bayangan bahwa samapta nanti suatu kegiatan yang keras, menyiksa atau apapun.

Mungkin ada yang mempunyai bayangan seperti itu. Padahal seharusnya tidak, karena semua kegiatan telah terukur, para pelatih sudah terukur, sehingga ini suatu kegiatan mestinya patut disyukuri. Karena kegiatan ini akan bermanfaat, baik untuk fisik maupun mental. Yang terpenting adalah dua hal yaitu jaga kesehatan dan tetap gembira. Dua hal tersebut akan menjadi obat yang akan menyembuhkan. Karena kegiatan fisik seberat apapun jika dilaksanakan dengan senang/gembira pasti semuanya bisa dilalui dengan mudah” ucap Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Yogyakarta Sucipto ketika memulai ceramahnya pada acara pembukaan DTU Kesamaptaan Angkatan III yang dilaksanakan oleh Balai Diklat Keuangan (BDK) Yogyakarta pada hari ini Senin 8 Oktober 2018.

berita63aDalam ceramah yang mengambil tema “Menjaga Komitmen Berorganisasi” tersebut, Sucipto menyampaikan pentingnya komitmen bagi seorang pegawai. Untuk itu Sucipto berpesan kepada pada peserta pelatihan selalu menjaga dan selalu berkomitmen dalam melakukan tugas-tugas yang diembannya sehari-hari.

“Agar mampu memiliki dan menjaga komitmen dalam organisasi, maka seseorang harus merasa bahwa organisasi tersebut sudah melekat pada dirinya”, tegas Sucipto.

“(Jika seorang pegawai) keinginannya dalam organisasi telah terpenuhi, maka sebetulnya tidak ada lagi kata untuk tidak mempunyai komitmen untuk menjaga organisasi agar tetap baik atau bahkan menjadi selalu lebih baik. Kepercayaan seorang pegawai terhadap organisasinya akan menumbuhkan keinginan untuk selalu ada di dalam organisasi tersebut. Apalagi dalam organisasi pemerintah yang umumnya tidak mudah untuk melakukan pergantian pegawai karena terdapat prosedur dan biaya yang harus dikeluarkan untuk melakukannya” lanjut Sucipto dalam ceramahnya.

Sucipto kemudian mengingatkan kemungkinan munculnya kejenuhan bagi para pegawai (terutama yang masih muda) yang sangat mungkin juga akan mempengaruhi komitmennya terhadap organisasi.

berita63b“Bagi para pegawai yang masih muda, yang pergaulannya luas, serta memiliki pengetahuan yang banyak tentang berbagai macam organisasi mungkin pada suatu saat ada berada pada titik kejenuhan dan muncul pertanyaan: Kok begini terus ya. Apalagi nanti kalau ada yang bekerja di kantor kecil, yang mungkin pekerjaanya hanya itu-itu saja. Dalam kondisi tersebutlah komitmen sangat dibutuhkan. Rasa bosan, rasa malas pasti akan ada pada setiap pegawai, tetapi sepanjang komitmen selalu dijaga hal tersebut dapat diatasi” pesan Sucipto.

Labih lanjut Sucipto menyampaikan bahwa komitmen merupakan perwujudan dari beberapa hal, salah satunya adalah perwujudan dari kebanggaan seorang terhadap organisasinya.

“Komitmen merupakan suatu pengejawantahan ketika seseorang merasa bahwa organisasi itu melekat pada dirinya. Kalau Saya senang menjadi pegawai Bea Cukai (Direktorat Jenderal Bea dan Cukai), dan Saya bangga menjadi pegawai Bea Cukai maka hal itu menjadi salah satu yang akan selalu menjaga komitmen Saya. Kalau Saya sudah senang menjadi pegawai Bea Cukai maka pasti Saya akan selalu menjaga komitmen”, jelas Sucipto.

Dalam ceramahnya Sucipto juga menyampaikan banyak hal yang berkaitan dengan bagaimana agar setiap pegawai mampu untuk menjaga komitmen berorganisasi. Beberapa materi yang disampaikan di antaranya adalah aspek-aspek komitmen, komponen-komponen komitmen, fase-fase terbentuknya komitmen, faktor penentu komitmen, dan lain-lain sampai pada fungsi budaya organisasi.

berita63cDi akhir ceramahnya Sucipto berharap bahwa 5 minggu pelatihan Kesamaptaan akan mampu memberikan dampak atau perubahan yang luar biasa (dalam artian positif) bagi para peserta pelatihan. Sucipto juga berpesan agar para peserta selalu menjaga kesehatan dan selalu mengikuti kegiatan dengan gembira.

DTU Kesamaptaan yang dibuka pada hari ini merupakan pelatihan Kesamaptaan angkatan ke 3 yang di selenggarakan oleh BDK Yogyakarta pada tahun ini. Upacara pembukaan berita63dDTU Kesamaptaan mengambil tempat di lapangan Denhanud 474 Paskhas TNI AU Adi Sucipto Yogyakarta. Bertindak sebagai inspektur upacara dan sekaligus membuka secara resmi kegiatan ini adalah Kepala KPPBC TMP B Yogyakarta Sucipto. Pada upacara pembukaan tersebut juga hadir Kepala BDK Yogyakarta Ariefina Sri Indaryani dengan beberapa jajarannya, pejabat di lingkungan Denhanud 474 Paskhas TNI AU Adi Sucipto Yogyakarta serta para undangan yang berasal dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Surakarta dan Magelang.

DTU Kesamaptaan Angkatan III diikuti sebanyak 58 peserta dari yang sebelumnya berjumlah 64 peserta. Dari hasil pemeriksaan kesehatan dinyatakan bahwa sebanyak 6 peserta tidak direkomendasikan untuk mengikuti kegiatan dikarenakan alasan kesehatan. Seluruh peserta merupakan pegawai pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Paling Banyak Dibaca

  • Penyiapan Tenaga Pendamping Penyusunan LK K/L +

    [Bogor, 4 Januari 2018] Pagi ini Pusdiklat Anggaran dan Perbendaharaan menyelenggarakan Lokakarya pertamanya di tahun 2018. Pembukaan lokakarya yang bernama Baca Selengkapnya
  • Latsar CPNS Golongan II Tahun 2018 sangat Istimewa +

    [Malang] Balai Diklat Keuangan Malang menyelenggarakan Pelatihan Dasar CPNS Golongan II Periode I Tahun 2018. Kepala Balai Diklat Keuangan Malang, Baca Selengkapnya
  • Diklat Pembuka di Awal Tahun 2018 +

    [Medan] Senin, 10 Januari 2018. Diklat Penyiapan Tenaga Pendamping Penyusunan Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga Angkatan I dan Diklat Teknis Substantif Spesialisasi Baca Selengkapnya
  • 1
  • 2

Eselon I Kementerian Keuangan

Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan
Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan
Inspektorat Jenderal
Sekretariat Jenderal
Direktorat Jenderal Bea Cukai
Direktorat Jenderal Pajak
Badan Kebijakan Fiskal
Direktorat Jenderal Anggaran
Direktorat Jenderal Perbendaharaan
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara
Layanan Pengadaan Secara Elektronik
Call Center BPPK
Easylib
Wise
Indonesia Darurat Narkoba
APBN Kemenkeu 2016