Wawancara Singkat dengan Kakanwil DJBC Sumbagtim usai Memberikan Pengarahan bagi Peserta Pelatihan Teknis Kepala Hanggar dan Pelatihan Pemeriksaan Pelanggaran Disiplin Pegawai Angkatan II

[Palembang] 15 Oktober 2016

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Bagian Selatan, M. Aflah Farobi hari ini memberikan pengarahan bagi peserta Pelatihan Teknis Kepala Hanggar dan Pelatihan Pemeriksaan Pelanggaran Disiplin Pegawai Angkatan II 2018 yang seluruhnya berasal dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Berikut hasil wawancara tim liputan BDK Palembang dengan Kakanwil DJBC Sumbagtim terkait dua Pelatihan yang akan berlangsung hingga Jumat 19 Oktober 2018 tersebut.

JEN 7947 small

BDK Palembang (BDK)

Apa latar belakang penyelenggaraan Pelatihan Kepala Hanggar?

M. Aflah Farobi (MAF)

Karena Kepala hanggar itu adalah pimpinan tertinggi di ujung tombak Bea dan Cukai jadi perlu dibekali kompetensi dan attitude yang cukup dan dibekali juga dengan apa problem-problem yang sering dihadapi dilapangan. Sehingga kita bisa memberikan kepercayaan kepada mereka dalam mengambil keputusan secara tepat.JEN 7944 small

BDK               

Apa isu utama terkait penyelenggaraan Pelatihan Pemeriksaan Disiplin Pegawai?

MAF

Karena bea cukai saat ini menekankan pada pengelolaan budaya organisasi maka disiplin merupakan syarat utama. Dalam melaksanakan disiplin, tentu kuncinya adalah menjaga bahwa penegakannya benar-benar dilaksanakan. Agar penegakan idsiplin itu bisa dilaksanakan, meluruskan padangan bahwa tanggung jawab penegakan disiplin itu hanya pada unit tertentu itu harus diubah. Ini harus menjadi tanggung jawab semua atasan. Sehingga pelatihan ini perlu diadakan.JEN 7976 small

BDK              

Dalam pengarahan bapak tadi, bapak menyampaikan bahwa jabatan Kepala Hanggar Kepabeanan dan Cukai ini rawan pelanggaran etika dan disiplin. Apa sejauh ini usaha DJBC mengantisipasi hal tersebut?

MAF

Yang pertama memperbaiki internalnya, dengan memperbaiki attitude dari si pegawai hanngar (tidak hanya kepalanya) dengan memberikan bintal, dengan memberikan ceramah-ceramah dan memilih orang-orang yang sudah memiliki attitude baik untuk ditugaskan sebagai (kepala) hanggar.

Yang kedua, tentunya kita juga memperbaiki sistem pelayanan hanggar tadi dengan lebih baik. Salah satu perbaikan sistem yang kita lakukan adalah dengan membuat layananan online (untuk yang bisa dibuat online) sehingga mengurangi kontak langsung (petugas dengan pengguna layanan).

Yang ketiga, karena memang kita tidak menafikan bahwa godaan itu ada, (maka kepada petugas hanggar) kita berikan kesadaran bahwa godaan akan merusak moral kita kalau kita berani mendekatinya secara sengaja, walaupun itu kecil.

 

Paling Banyak Dibaca

  • Menggagas Bentuk Birokrasi 4.0 +

    Oleh Siko Dian Sigit Wiyanto Dunia sudah memasuki era revolusi industri 4.0 yang merupakan kelanjutan revolusi industri 3.0. Revolusi industri Baca Selengkapnya
  • Amunisi Baru untuk Pelatihan Dasar CPNS Kementerian Keuangan 2019 +

    (Jakarta) – Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Keuangan Tahun Anggaran 2019 segera datang di bulan Januari. Pelatihan yang Baca Selengkapnya
  • Kepala BPPK Taruh Harapan Besar pada Pranata Komputer dan Widyaiswara Baru +

    Jakarta, 18 Januari 2019. Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) kembali melantik sejumlah pejabat fungsional, Jumat (18/1/2019) di Gedung B Baca Selengkapnya
  • 1
  • 2

Eselon I Kementerian Keuangan

Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan
Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan
Inspektorat Jenderal
Sekretariat Jenderal
Direktorat Jenderal Bea Cukai
Direktorat Jenderal Pajak
Badan Kebijakan Fiskal
Direktorat Jenderal Anggaran
Direktorat Jenderal Perbendaharaan
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara
Layanan Pengadaan Secara Elektronik
Call Center BPPK
Easylib
Wise
Indonesia Darurat Narkoba
APBN Kemenkeu 2016