Excellent Leadership, by Dr. Cris Kuntadi, Inspektur Jenderal Kementerian Perhubungan

[Palembang, 31 Oktober 2015] Rangkaian Ceramah Umum sebagai bekal para mahasiswa dalam mengarungi dunia kerja nantinya terus berlangsung. Kali ini para mahasiswa Pogram Diploma I Keuangan PKN STAN BDK Palembang mendapatkan kesempatan langka mendengarkan materi kuliah umum yang sangat menarik dari seorang Inspektur Jenderal Kementerian Perhubungan, Bapak Dr. Cris Kuntadi SE, MM, CA, CPA, QIA, FCMA, CGMA, Ak. Kuliah umum yang bertajuk Excellent Leadership yang mengambil tempat di Aula Balai Diklat Keuangan Palembang  ini cukup memukau para mahasiswa.

 

IMG 0078

Excelent leadership merupakan komponen dari Prudent Business Practice, Compliance, Sound Policies and Procedur, Healty Organitation, Compotent People, Credible Leadership. Komponen tersebut jika digabungkan akan menjadi suatu kepemimpinan yang dapat merubah kebiasaan buruk menjadi hal yang baik. Dalam melakukan suatu pekerjaan jangan pernah mengatakan nanti-nanti, karna itu akan menghambat keberhasilan dari organisasi. Jika kita diberikan oleh pekerjaan namun pekerjaan tersebut diluar dari kewajiban kita, maka kerjakanlah. Karna didalam suatu organisasi dibutuhkan loyalitas yang tinggi untuk mencapai kesuksessan. Tidak hanya pemimpin yang dituntut untuk melakukan perubahan, namun setiap anggota harus menjadi pemimpin juga, terutama untuk dirinya sendiri. Untuk mencapai hal yang baik maka kita harus melakukan usaha yang baik juga. Walaupun kita hanya melakukan hal yang kecil dimata orang namun itu semua akan menghasilkan perubahan.
Untuk menjadi leadership membutuhkan hardskill dan softskill. Dari segi hardskill leadership harus memiliki pendidikan formal dan atau non formal, sertifikasi, technology and language. Pendidikan dapat dilakukan melalui cara fomal dan cara non formal. Jangan puas dengan pendidikan yang kita jalani sekarang. Kita harus punya planning pendidikan apa yang akan kita lanjutkan kedepannya. Untuk menjadi pemimpin kita harus melakukan lebh dari yang orang lain lakukan. Jangan terpengaruh dengan umur untuk mendapatkan pendidikan, karna sampai ajal menjemput itu adalah akhir dari belajar. Optimislah dalam menjalani pendidikan. Bukan berarti orang yang tidak mendapatkan peringkat satu dimasa ia bersekolah, ia tidak berhasil dalam kehidupannya mendatang. Semua effort itu tergantung dari niat yang kita tanamkan. Buatlah suatu ancaman untuk diri sendiri, maka itu akan menjadi suatu semangat bagi kita. Seperti yang disampaikan oleh Bapak Cris Kuntadi, beliau tidak mendapatkan cumlaude saat beliau sekolah, dan karna beliau merasa bodoh beliau harus belajar dan belajar terus. Dari pesan yang beliau sampaikan salah satunya, pilihlah universitas yang bagus, karna selain mendapatkan pendidikan yang baik disana kita juga akan mendapatkan rasa bangga, dan itu meruakan suatu semangat bagi kita untuk terus memberikan yang terbaik. Selain dengan pendidikan formal imbangi juga dengan ekstrakulikuler, bersosialisasi dengan orang lain. Ilmu bukan hanya ada dibuku, dengan kita berinteraski dengan orang lain akan memberikan ilmu juga. Namun, carilah teman dengan kebiasaan yang baik. Maka kita juga akan terpengaruh untuk melakukan hal yang baik. Tambahkan pendidikan kita dengan mengikuti sertifikasi. Selanjutnya kuasai tekonologi dan bahasa asing. Dunia ini bergerak sangat cepat, maka kita juga harus mengimbanginya, dan berusahalah untuk menciptakan inovasi yang baru. Ikutilah perkembangan yang ada dan selalu meng-update hal-hal yang baru. Kuasai bahasa asing, karna itu akan memudahkan kita untuk menguasai dunia diluar sana. Dengan bahasa kita dapat berkomunikasi. Namun inti dari komunikasi bukanlah bahasa yang kita yang gunakan, tapi apa yang kita sampaikan dapat orang lain mengerti. Dari segi softskill yaitu perilaku dan kepribadian yang baik juga. Walaupun kita memiliki segudang ilmu tapi tidak kita terpakan pada perilaku dan kepribadian kita maka kita adalah nol. Orang akan menilai buku pertama kali dari covernya. Maka kita harus membiasakan diri kita dengan attitude yang baik. Ubahlah kebiasaan buruk menjadi kebiasaanyang baik. Seorang pemimpin tidak pantang menyerah walaupun membutuhkan waktu yang lama, tapi seorang pemimpin akan optimis untuk memperbaiki kepribadiannya. Dari segi softskill ada unity, personalty trust, optimis, friendliness, habit, communication. Keberhasilan akan dicapai dengan kebersamaan. Jika dari tangan kita kehilangan satu jari, maka itu tidak akan dikatakan sempurna. Begitupun untuk meraih keberhasilan dibutuhkan kebersamaan dari setiap anggota. Satu komponen hilang maka itu akan menyebabkan kegagalan. Pemimpin harus bertanggung jawab atas kebersamaan setiap anggotanya. Pemimpin juga harus menunjukkan karakter yang baik. Kebanyakan dari generasi saat ini sudah membuat yang jauh jadi dekat dan yang dekat menjadi jauh karna sibuk dengan gadgetnya. Sebagai generasi yang baik kita harus bijak dalam menggunakan gadget yang kita kiliki sekarang. Jangan sampai dengan gadget yang kita miliki, kita menghilangkan karakter bangsa Indonesia yang ramah tamah. Biasakan untuk memulai interaksi dengan orang lain. Perbanyaklah teman, karna itu akan menambah wawasan kita. Hilangkan semua kebiasaan buruk, karna itu akan mempengaruhi social kita dilingkungan dan terhadap diri kita sendiri. Maka ubahlah habit buruk menjadi habit yang baik. Untuk bersosialisasi kita harus meltih kounikasi kita, mungkin pada awalnya kita akan tergagap-gagap dalam berkata, gengsi, dan lainnya. Maka biasakanlah diri kita untuk berkomunikasi yang baik. Carilah cara-cara yang cerdas untuk memulai suatu percakapan dimanapunkita berada.

IMG 0014

IMG 0017

Maka Execellent Leadership harus memiiki Agent Of Change, Strategic Planner, Moral and Integrity, Wide Perspective. Janganlah menjadi follower tapi ciptakanlah dan jadilah pemimpin perubahan. Susunlah rencana yang akan lakukan mendatang. Buatlah target-target yang akan dicapai, tidak ada seorang pemimpin yang tidak jelas tujuannya, karena setiap pemimpin selalu memikirkan apa yang harus ia lalukan kedepan. Jadilah pemimpin yang menjadi contoh teladan bukan hanya pada saat diorganisasi, tapi dalam keseharian kita pemimpin harus menjadi teladan. Jadilah pemimpin yang bijak. Cintailah anggota-anggota mu maka mereka juga akan mencintai pemimpinnya. Buatlah simbiosis mutualisme, tuntaskanlah masing masing kewajiba maka seiringan itu kita pun akan mendapatkan apa yang seharusnya menjadi hak kita. Ingat pula kita hidup ini hanya sementara, kita boleh mengejar cita-cita hingga ke langit namun tanamkan dalam jiwa bahwa Tuhan selalu mengawasi kita. Niatkanlah setiap apa yang kita perbuat untuk ibadah. Maka akan timbul ketenangan dalam jiwa. Ketenangan tersebut akan menghasilkan pemikiran yang jernih untuk menciptakan inovasi yang baik.

IMG 0129

Demikian sekelumit ringkasan dari materi kuliah umum yang bertajuk Excellent Leadership yang di bawakan dengan semangat oleh Bapak Dr. Cris Kuntadi SE, MM, CA, CPA, QIA, FCMA, CGMA, Ak. semoga dapat menjadi pelajaran berharga bagi para calon penjaga keuangan negara khususnya yang berasal dari Prodip I PKN STAN Balai Diklat Keuangan Palembang.

Paling Banyak Dibaca

  • MENGUPAS TRANSFER KE DAERAH DAN DANA DESA DALAM APBN 2019 +

    Kebijakan fiskal yang dijalankan pemerintah tahun 2019 ini diberi Tema “APBN Untuk Mendorong Investasi dan Daya Saing Melalui Pembangunan (Investasi) Baca Selengkapnya
  • Menggagas Bentuk Birokrasi 4.0 +

    Oleh Siko Dian Sigit Wiyanto Dunia sudah memasuki era revolusi industri 4.0 yang merupakan kelanjutan revolusi industri 3.0. Revolusi industri Baca Selengkapnya
  • Amunisi Baru untuk Pelatihan Dasar CPNS Kementerian Keuangan 2019 +

    (Jakarta) – Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Keuangan Tahun Anggaran 2019 segera datang di bulan Januari. Pelatihan yang Baca Selengkapnya
  • 1
  • 2

Eselon I Kementerian Keuangan

Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan
Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan
Inspektorat Jenderal
Sekretariat Jenderal
Direktorat Jenderal Bea Cukai
Direktorat Jenderal Pajak
Badan Kebijakan Fiskal
Direktorat Jenderal Anggaran
Direktorat Jenderal Perbendaharaan
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara
Layanan Pengadaan Secara Elektronik
Call Center BPPK
Easylib
Wise
Indonesia Darurat Narkoba
APBN Kemenkeu 2016