Jl. Purnawarman No 99 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
ditulis oleh -
Rabu, 07 Agustus 2019 16:36 WIB

?Seorang komunikator yang hebat adalah mereka yang mau mendengarkan orang lain dengan baik. Maka dari itulah kita diberi dua buah telinga dan satu mulut agar lebih banyak mendengar daripada berbicara.?

Berikut salah satu pesan yang disampaikan Widyaiswara Pusdiklat Pajak, Ibu Rinaningsih setelah roleplay dalam Pelatihan Teknis Petugas Tempat Pelayanan Terpadu Angkatan I. Dalam pelatihan ini, beliau bersama widyaiswara lainnya yaitu Bapak Bangkit Cahyono mengajarkan peserta bagaimana cara berkomunikasi yang tepat agar dapat menghadapi dan melayani Wajib Pajak dengan baik.

 

Di sore harinya pada Rabu, 7 Agustus 2019 peserta melakukan roleplay secara berpasang-pasangan. Satu berperan sebagai Petugas Tempat Pelayanan Terpadu dan pasangannya sebagai Wajib Pajak. Peserta menyimulasikan situasi dimana seorang petugas menghadapi Wajib Pajak yang tetap ingin mengumpulkan SPT meski jam pelayanan kantor telah usai. Dalam praktiknya mereka berusaha menerapkan rumus LOQVE yang merupakan singkatan dari listen, observe, question, verify dan explain.

Di akhir roleplay, Ibu Rinaningsih menekankan pentingnya memahami dan menghargai manusia begitu pula dengan Wajib Pajak. Menurutnya seluruh manusia dari berbagai latar belakang memiliki keinginan yang sama, yaitu ingin dihargai. Keinginan akan penghargaan ini sifatnya harus dipenuhi saat itu juga sehingga tidak bisa ditunda. Bila tidak dilakukan maka akan menimbulkan kekecewaan yang besar. Begitu pula halnya dengan Wajib Pajak. Ketika mereka datang ke kantor pelayanan dan mengutarakan berbagai masalah maupun ketidakpuasannya maka hal pertama yang harus dilakukan petugas adalah bersikap tenang dan dengarkan permasalahan mereka dengan baik. Dengan melakukan ini secara otomatis kita telah menunjukkan bahwa kita memahami dan menghargai mereka. Jika petugas dapat melakukan ini dengan baik maka sebagian besar komunikasi yang akan dilakukan pun dapat berjalan dengan lancar.

Selain pelatihan tersebut, pada minggu pelatihan ke-32 di Pusdiklat Pajak telah dibuka lima pelatihan lainnya tanggal 5 ? 6 Agustus 2019 yaitu Lokakarya Pemeriksaan Wajib Pajak Kontraktor Kontrak Kerja Sama Minyak dan Gas Bumi, PT Pengumpulan Data dan/atau Informasi Dasar, Lokakarya Penanganan Perkara DJP-DJBC Angkatan III, Lokakarya Eksekutif Pemeriksaan Angkatan II dan Lokakarya Pertambangan Batubara Angkatan I.