Jl. Purnawarman No 99 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
ditulis oleh Admin Pusdiklat AP
Rabu, 04 Desember 2019 07:49 WIB

[Jakarta, 3 Desember 2019]. Pusdiklat Anggaran dan Perbendaharaan menyelenggarakan agenda besar tahunan yakni Seminar Nasional yang berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Perbendaharaan dengan tema "Research-based Policy: Peran Peneliti dan Hasil Penelitian terhadap Kualitas Kebijakan Publik", Selasa, 3 Desember 2019 di Aula lantai 5 BPPK, Jakarta.


Tema seminar kali ini diambil atas dasar penelitian yang telah dilakukan dan dipublikasikan dalam Jurnal terakreditasi nasional yaitu Indonesian Treasury Review (Jurnal ITRev) yang telah terakreditasi Kemenristek / Badan Riset Nasional dan Inovasi peringkat 2. Tema ini membahas seberapa besar peran peneliti dan hasil penelitian dapat digunakan untuk mempengaruhi pengambilan keputusan dalam perumusan sebuah kebijakan publik. Dengan mengundang para pejabat struktural di lingkungan Kementerian Keuangan, para widyaiswara di lingkungan Kementerian Keuangan, para dosen dari berbagai universitas, serta para mitra bebestari dari Jurnal ITRev, kegiatan ini dihadiri oleh tak kurang dari 200 orang peserta dan tamu undangan.


Kegiatan diawali dengan sambutan kepala BPPK, Bapak Rionald Silaban. Pak Rio, panggilan akrab beliau, menyampaikan bahwa sebagai institusi yang memiliki kewenangan di bidang keuangan negara, kementerian keuangan harus dapat menghasilkan kebijakan publik yang tepat, dan dapat diimplementasikan dengan baik serta berdampak positif kepada masyarakat. Pak Rio juga menyampaikan apresiasi terhadap terselenggaranya kegiatan ini karena Jurnal ITRev merupakan sarana bagi para peneliti untuk mempublikasikan hasil penelitiannya yang dapat berdampak pada keuangan negara maupun kualitas kebijakan publik. 

 

Acara dilanjutkan dengan penyampaian Keynote speech oleh Direktur Jenderal Perbendaharaan, Bapak Andin Hadiyanto. Beliau menyampaikan apresiasi terhadap semua pihak yaitu pengelola jurnal, kontribusi mitra bestari, dan para peneliti sehingga pada akhirnya jurnal ITRev ini mendapatkan akreditasi nasional SINTA 2 (Science and Technology Index - red) peringkat 2 dari Kemenristekdikti. Pak Andin juga menyampaikan apresiasi kepada para penulis yang telah memberikan kontribusi penelitian, yang terkait dengan kebijakan publik, perbendaharaan, dan keuangan negara secara umum. Hal ini juga merupakan bagian dari upaya terus menerus Kementerian Keuangan dalam melakukan transformasi kebijakan publik dan transparansi kepada masyarakat. Kegiatan ini juga merupakan kolaborasi yang baik antara para peneliti, widyaiswara, pejabat struktural, dan pengambil keputusan serta merupakan momentum yang sangat bagus untuk saling sharing dan saling memahami antara para peneliti dan para pengambil kebijakan sehingga kebijakan publik yang diambil lebih membumi, inklusif, dan impactful.




Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan acara utama yaitu penyajian materi Seminar dengan tema Research-based Policy: Peran Peneliti dan Hasil Penelitian terhadap Kualitas Kebijakan Publik oleh pemateri yaitu Staf Ahli Bidang Makro Ekonomi dan Keuangan Internasional, Bapak Prof. Suminto, Ph.D.,dan moderator dari Komisioner KPPU, Prof.Kodrat Wibowo, Ph.D. Dalam penyampaiannya, Pak Suminto menyampaikan tentang bagaimana kebijakan publik yang berdampak baik kepada masyarakat, bagaimana formulasi kebijakan publik dengan pendekatan (Research) Evidence-based Policy, dan peran Kementerian Keuangan dalam membangun kebijakan publik khususnya di bidang ekonomi. Tanya jawab dan diskusi berlangsung intense sampai dengan waktu istirahat sesi pertama yang ditutup dengan foto bersama dan penyerahan cinderamata.

 

Di sesi kedua setelah istirahat siang, kegiatan dilanjutkan dengan mini seminar yang dibagi menjadi 5 kelas dan di masing-masing kelas dipaparkan hasil penelitian dari 6 orang penulis. Kegiatan ini diharapkan mampu menjembatani antara akademisi, peneliti, dan widyaiswara dalam mempublikasikan hasil penelitian dan mempengaruhi pengambilan keputusan para pejabat yang berwenang dalam perumusan setiap kebijakan publik. [LN]