Jl. Purnawarman No 99 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Selasa, 17 Desember 2019 15:49 WIB

[Yogyakarta] 16 Desember 2019. Photography saat ini telah menjadi gaya hidup, apalagi dengan munculnya era digital dan perkembangan media sosial. Dalam kaitannya dengan tugas fungsi unit, khususnya dilingkungan kementerian keuangan, dengan skill photography yang baik dapat menunjang tugas fungsi masing-masing baik dalam bidang kehumasan, media dan sebagainya.

Seiring dengan perkembangan waktu, jaman, dan teknologi, pelayanan pendidikan berupa e-learning yang berbasis web itu tentunya juga berdampak kepada kemampuan diantaranya dalam bidang photography, sehingga kemampuan dalam hal tersebut harus kita tingkatkan.

Berlatar belakang itulah Balai Diklat Keuangan (BDK) Yogyakarta menyelenggarakan Open Class dengan tema ?Photography?, dengan menghadirkan narasumber yang sangat luar biasa yaitu Darwis Triadi. Seorang professional photographer yang merupakan pendiri dari Darwis Triadi School of Photography, prestasi terakhir Darwis Triadi merupakan photographer untuk official portrait Presiden Joko Widodo dan wakil Presiden Ma?ruf Amin.

Dalam dunia photography seorang Darwis Triadi merupakan seorang maestro dibidangnya. Sehingga BDK Yogyakarta dapat menghadirkan Darwis Triadi merupakan suatu hal yang sangat luar biasa. Open class ini dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala BDK Chatarina P. Dyah Iswandari dan diikuti oleh 62 orang peserta yang sebagian besar merupakan anak muda dan mereka menyenangi dunia photography, sehingga open class yang dikemas dengan santai ini membuat banyak sekali lontaran pertanyaan-pertanyaan dari peserta. Peserta berasal dari para pegawai kementerian keuangan dan non kementerian keuangan, mahasiswa, dan umum.

Darwis mengatakan bahwa photography saat ini adalah merupakan bagian dari aktifitas hidup kita atau style. Apapun bentuknya difoto dan diabadikan dalam bentuk visual, ini terjadi karena sebuah kemudahan revolusi dalam bidang pengembangan kamera digital.

Dalam perjalanan photography-nya seorang Darwis menceritakan, bahwa dirinya telah melakukan analisa dan riset ternyata photography itu bukan hanya sekedar memotret secara visual bagus tetapi juga photography telah menjadi spirit. Kenapa? Karena photography bukan hanya ngomong tetapi juga harus terbukti dan harus dibuktikan secara visual.