Jl. Purnawarman No 99 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
ditulis oleh Admin BDK Makassar
Rabu, 05 Februari 2020 11:59 WIB

Kepala Kanwil DJP Sultanbatara sedang Menyampaikan Ceramah Current Issue

 

[Makassar] Rabu, 5 Februari 2020. Wansepta Nirwanda, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara menyampaikan Ceramah Current Issue bertema Meningkatnya Kepatuhan sebagai Upaya Tercapainya Target Penerimaan Pajak dalam APBN di hadapan 30 orang peserta Pelatihan Penyuluh Perpajakan di BDK Makassar.


Mengawali ceramah, Wansepta menggali pengalaman para peserta saat ikut melakukan penyuluhan di wilayah kerja masing-masing. Beberapa peserta menuturkan sulitnya mencapai target penerimaan pajak di wilayah mereka bekerja disebabkan kurangnya kesadaran dan kepatuhan wajib pajak khususnya di wilayah-wilayah yang masih terpencil dan berlokasi di perbatasan Indonesia. Perlu upaya yang lebih keras mengingat tingkat pendidikan masyarakat yang masih rendah serta akses yang juga cukup sulit untuk dijangkau.


Disisi lain, rencana penerimaan pajak tahun 2020 dalam APBN sebesar 1.642,57 triliun rupiah yang tumbuh sebesar 22,57% dari realisasi penerimaan pajak 2019 sebesar 1.340,65 triliun rupiah serta realisasi kepatuhan penyampaian SPT Tahunan dan PPh secara nasional di tahun 2019 yang hanya menacapai 85,95% (98,80% dari target sebesar 87%) menjadi tantangan cukup berat bagi para penyuluh perpajakan.


Langkah-langkah strategis terus diupayakan pemerintah guna meningkatkan kesadaran pajak, pengetahuan dan keterampilan perpajakan serta meningkatkan kepatuhan yang diperhitungkan berkontribusi terhadap perubahan prilaku masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pajak bertutur, kelas pajak dan kegiatan penyuluhan lainnya menjadi hal yang dianggap perlu untuk terus dilaksanakan.


Pelaksaan Pelatihan Penyuluh Perpajakan yang diselenggarakan di BDK Makassar sejak tanggal 3 s.d. 7 Februari 2020 ini merupakan salah satu upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia guna mendukung keterlaksanaan program-program pemeritah tersebut. Pelatihan ini akan membekali peserta dengan hard maupun softskill. Selama penyelenggaraan pelatihan, peserta akan mendapatkan materi tentang manajemen pelaksanaan kegiatan penyuluhan perpajakan, metode dan teknik penyuluhan perpajakan, kemampuan komunikasi, serta pembentukan karakter. Guna memantapkan pemahaman tentang materi materi tersebut, juga dilaksanakan praktik pelaksanaan penyuluhan di kelas dengan metode yang menyenangkan.


Sebelum menutup ceramah, Wansepta menekankan pada seluruh peserta pelatihan yang akan mengemban amanah sebagai penyuluh perpajakan untuk terus mengasah dan meningkatkan kemampuan serta tidak berhenti belajar demi mewujudkan Indonesia taat pajak, Indonesia Maju.