Jl. Purnawarman No 99 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Jumat, 24 Januari 2020 17:17 WIB

Millenials, Generasi "No Gadget No Life" yang "Open Minded" dan "Multi Tasking" menjadi bahasan menarik dalam Open Class perdana Balai Diklat Kepemimpinan di tahun 2020 ini. Open Class yang mengusung tema "Memimpin Generasi Millenials agar Kinerja Semakin Optimal" ini, berlangsung pada Kamis, 23 Januari 2020 di Pendopo Moeljatno Sindhudarmoko, Balai Diklat Kepemimpinan. Open class dikemas apik oleh Widyaiswara Balai Diklat Kepemimpinan, Supriyanto (Kakyo) dengan Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi II KPP Pratama Sidoajo Selatan, Agus Subagio (Gustav).


 

Manfaat Open Class sangat dirasakan bagi peserta yang berasal dari DJP, DJPB, DJBC dan DJKN di Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta serta Pegawai Balai Diklat Kepemimpinan. Peserta memperoleh pengetahuan tentang Generasi Milenials dan bagaimana menghadapinya. Beberapa ciri Millenials cenderung mersahkan, seperti halnya konsumtif, tampak apatis serta tanpa memikirkan investasi. Padahal sebenarnya generasi ini adalah Aset yang sangat berharga.


Bagaimana tidak? Pekerja millenial lebih mengutamakan passion daripada gaji, mementingkan pengembangan diri dan ahli dalam teknologi . Namun pekerja millenials tidak bisa di dikte. Oleh karena itu seorang pemimpin dari millenial sangat perlu mengembangkan diri dengan kompetensi seperti complex problem solving, critical thinking, cerativity, people management, coordinating with others dan lainnya sehingga tidak mendikte tetapi mengarahkan.




Pada kesempatan Open Class, Kakyo dan Gustav pun memberikan beberapa Tips bagi Pemimpin dalam menghadapi Generasi Milenial agar aset berharga tersebut dapat diberdayakan dengan profesionalitas. Adapun Tips tersebut antara lain agar seorang pemimpin dapat membaca sisi baik dan buruk, sesekali posisikan diri pada posisi generasi millenials, tidak membahas yang tidak dilakukan, tidak membohongi Generasi Millenials, tidak berdebat dengan argumen yang bisa diperdebatkan dan beberapa tips lainnya agar seorang pemimpin tidak salah memperlakukan Generasi Millenials ini dan kinerja semakin brilliant. Salam Memimpin Perubahan.





Berita Terbaru