Pilihan setelah purnabakti : bersantai santai atau tetap berkarya

Purnabhakti“Kita yang merencanakan, memilih, dan mempersiapkan, apa yang akan dilakukan setelah purnabakti ?”,

sebuah pertanyaan yang diajukan kepada 20-an peserta yang tampak semangat duduk dan mendengarkan. Ya, pertanyaan tersebut diajukan oleh Wawan Ismawandi, Kepala BDK Pontianak, dalam kesempatan ceramah pada pembukaan diklat persiapan purnabakti. Dalam sambutannya, Wawan menyampaikan bahwa mempunyai angan-angan akan sesuatu, bisa jadi merupakan jalan awal untuk meraihnya. Beliau juga menyampaikan beberapa pengalamannya, mulai dari merencanakan, memilih strategi dan berusaha mewujudkannya.   “Saya pernah gagal dan salah memilih, namun itu saya anggap seperti bayar kuliah atau sekolah, karena setelah itu kita tahu kan gagal atau salahnya dimana”, ungkapnya.

Di hari yang sama, Kakanwil Bea dan Cukai, Syaifullah menyampaikan dihadapan peserta diklat hal-hal terkait masa purnabhakti. Pengabdian yang panjang di Kementerian Keuangan pada akhirnya akan berakhir, pola hidup yang teratur dan nyaman di Kementerian Keuangan akan kita tinggalkan dan menjadi masyarakat biasa. Memasuki masa pensiun mindset kita harus berubah, perubahan tersebut dari segi fisik dan juga perubahan mental. Fisik di sini artinya, olah raga apa yang kita senangi yang bisa kita laksanakan agar tetap selalu sehat, selain itu meskipun sudah pensiun aktivitas jalan terus. Selanjutnya bisa melakukan aktivitas lain, karena masih memiliki produktivitas yang tinggi. Dari sisi mental, yang biasa dilayani kemudian tidak dilayani juga harus siap. Termasuk jumlah penghasilan yang berkurang drastis, tentunya jangan mengharapkan sesuatu terlalu tinggi tetapi yang biasa-biasa saja disesuaikan dengan kemampuan yang ada.

Diklat persiapan purnabakti ini diikuti oleh 26 peserta di lingkungan Kementerian Keuangan selama lima hari dan dilaksanakan mulai tgl 6 Februari 2017. Pada diklat ini, Balai Diklat Pontianak sudah mempersiapkan para narasumber yang akan menyampaikan dan berbagi materi terkait, psikologi, mental, pengelolaan keuangan, serta strategi dan contoh keberhasilan dari berbagai bidang usaha yang diharapkan dapat menjadi pertimbangan atau pembuka wawasan kepada seluruh peserta dalam menghadapi masa purnabakti.

Di akhir sambutan dan ceramah capacity buildingnya, Kepala BDK berpesan agar mengikuti dan menikmati diklat ini, karena pasti ada hal-hal yang dapat diambil dari mengikuti suatu pelatihan, dan berharap semoga ini dapat menjadi langkah awal, pembuka jalan, atau menambah pengetahuan untuk kita semua. Jadi, ingin hanya bersantai-santai saja atau mau tetap berkarya ?

Paling Banyak Dibaca

  • Penyiapan Tenaga Pendamping Penyusunan LK K/L +

    [Bogor, 4 Januari 2018] Pagi ini Pusdiklat Anggaran dan Perbendaharaan menyelenggarakan Lokakarya pertamanya di tahun 2018. Pembukaan lokakarya yang bernama Baca Selengkapnya
  • Diklat Pembuka di Awal Tahun 2018 +

    [Medan] Senin, 10 Januari 2018. Diklat Penyiapan Tenaga Pendamping Penyusunan Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga Angkatan I dan Diklat Teknis Substantif Spesialisasi Baca Selengkapnya
  • Catatan 2017, Harapan 2018 +

    [Bandung] Jumat, 5 Januari 2018 – Mengawali tahun 2018 ini, Perwakilan Kementerian Keuangan Jawa Barat menyelenggarakan konferensi pers yang pertama kali Baca Selengkapnya
  • 1
  • 2

Eselon I Kementerian Keuangan

Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan
Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan
Inspektorat Jenderal
Sekretariat Jenderal
Direktorat Jenderal Bea Cukai
Direktorat Jenderal Pajak
Badan Kebijakan Fiskal
Direktorat Jenderal Anggaran
Direktorat Jenderal Perbendaharaan
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara
Layanan Pengadaan Secara Elektronik
Call Center BPPK
Easylib
Wise
Indonesia Darurat Narkoba
APBN Kemenkeu 2016