Belajar Menjadi Pendengar Yang Aktif dalam Diklat Effective Negotiation Skills

281117-1

(Tangerang Selatan) Selasa, 28 November 2017 – Pusdiklat Pengembangan Sumber Daya Manusia menutup penyelenggaraan diklat Tahun 2017 dengan melangsungkan Diklat Effective Negotiation Skills Angkatan VII. Diklat yang dibuka pada senin (27/11) dan dijadwalkan berakhir pada rabu (29/11) dibuka oleh Kepala Subbidang Perencanaan dan Pengembangan, Hari Sasmito. Selama tiga hari penyelenggaraan diklat, para peserta diberikan tujuh mata diklat terkait negosiasi yang dipadu dengan talk show dari narasumber yang kompeten di dunia pernegosiasian.

281117-2

Pada hari kedua diklat, peserta menerima materi questioning and listening skills yang dipaparkan oleh Bambang Kismanto, Widyaiswara Pusdiklat Pengembangan SDM. Dalam materi tersebut, Bambang membagi pengetahuannya tentang pentingnya mendengarkan dengan baik saat terlibat pembicaraan dengan orang lain, khususnya dalam bernegosiasi. “Ketika berkomunikasi yakinkan bahwa orang (yang diajak bicara) itu baik,” ujar Bambang. Meyakinkan diri atau bersikap netral kepada lawan bicara merupakan salah satu cara untuk menjadi pendengar aktif, “artinya kita membersihkan persepsi kita kepada orang lain,” tambahnya.

281117-3

Selain hal di atas, untuk menjadi pendengar yang baik dan aktif juga diperlukan kepekaan diri dalam merespon dan memberikan umpan balik kepada lawan bicara, yakni mendorongnya untuk tetap berbicara dengan mengulangi frasa-frasa penting dan mengajukan pertanyaan yang bersifat klarifikasi. “Jika ada (ucapannya) yang kita tidak setuju, jangan membantah dengan frontal. Kita setujui dulu, baru kita bawa ke tempat yang tidak setuju,” lanjut Bambang dalam kaitan menjaga pembicaraan tetap kondusif. Pada akhirnya, Bambang menjelaskan bahwa berkomunikasi yang baik berarti menyesuaikan dengan isi kepala lawan bicara. “ketika kita ingin berbicara dan diterima dengan baik, maka ukur bagaimana dia (lawan bicara) menangkapnya. Sesuaikan bahasanya, istilahnya kita terjemahkan yang familiar buat lawan bicara,” kata Bambang agar tidak terjadi jurang ketimpangan pemahaman di antara pembicara dan lawan bicara.

281117-4

Paling Banyak Dibaca

  • Penyiapan Tenaga Pendamping Penyusunan LK K/L +

    [Bogor, 4 Januari 2018] Pagi ini Pusdiklat Anggaran dan Perbendaharaan menyelenggarakan Lokakarya pertamanya di tahun 2018. Pembukaan lokakarya yang bernama Baca Selengkapnya
  • Catatan 2017, Harapan 2018 +

    [Bandung] Jumat, 5 Januari 2018 – Mengawali tahun 2018 ini, Perwakilan Kementerian Keuangan Jawa Barat menyelenggarakan konferensi pers yang pertama kali Baca Selengkapnya
  • Diklat Pembuka di Awal Tahun 2018 +

    [Medan] Senin, 10 Januari 2018. Diklat Penyiapan Tenaga Pendamping Penyusunan Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga Angkatan I dan Diklat Teknis Substantif Spesialisasi Baca Selengkapnya
  • 1
  • 2

Eselon I Kementerian Keuangan

Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan
Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan
Inspektorat Jenderal
Sekretariat Jenderal
Direktorat Jenderal Bea Cukai
Direktorat Jenderal Pajak
Badan Kebijakan Fiskal
Direktorat Jenderal Anggaran
Direktorat Jenderal Perbendaharaan
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara
Layanan Pengadaan Secara Elektronik
Call Center BPPK
Easylib
Wise
Indonesia Darurat Narkoba
APBN Kemenkeu 2016