Tugas Mulia Seorang Juru Sita

Juru Sita adalah pelaksana tindakan penagihan pajak yang meliputi penagihan seketika dan sekaligus, pemberitahuan surat paksa, penyitaan dan penyanderaan. Penagihan Seketika dan Sekaligus adalah tindakan Penagihan Pajak yang dilaksanakan oleh Jurusita Pajak kepada Penanggung Pajak tanpa menunggu tanggal jatuh tempo pembayaran yang meliputi seluruh utang pajak dari semua jenis pajak, Masa Pajak, dan Tahun Pajak.


Jika KPK, polisi, dan jaksa melakukan tindakan penyitaan karena barang yang disita akan dijadikan sebagai barang bukti, lain halnya dengan penyitaan yang dilakukan oleh fiskus. Penyitaan ini sifatnya seperti penyitaan pada bank. Barang yang disita tersebut dijadikan jaminan untuk melunasi utang pajak dan apabila dalam jangka waktu tertentu pemilik barang atau wajib pajak tidak merespons maka barang yang disita dapat dilelang.
Tugas dan tindakan penagihan pajak membutuhkan kemampuan tertentu yang tidak dimiliki oleh pegawai lain. Selain standar prosedur yang harus dilalui, para juru sita pajak juga harus kreatif dalam melaksanakan tindakan penagihan. Kreatif di sini maksudnya adalah dapat berpikir cepat dan tepat dalam menghadapi wajib pajak karena para juru sita pajak akan dihadapkan dengan berbagai situasi.
Selain itu, kemampuan bernegosiasi, persuasif, dan kemampuan untuk memaksa diperlukan dalam kegiatan penagihan. Kenapa harus memaksa? Karena dalam melakukan penyitaan barang, pemilik barang tidak akan dengan senang hati barangnya diambil oleh juru sita. Pemaksaan ini juga harus dilakukan dengan baik-baik sebab negosiasi adalah jalan utama untuk melakukan penyitaan.
Melakukan penyitaan terhadap aset wajib pajak yang tak mengindahkan kewajibannya membayar pajak, bukanlah hal yang mudah. Memulai proses penyitaan, tidak bisa dilakukan dengan tindakan kesewenang-wenangan. Perlu prosedur yang sudah diatur dalam undang-undang. Hal yang pertama dilakukan adalah melakukan penelitian data yang bisa dipertanggungjawabkan dan investigasi. Meskipun sudah terbayang tantangan yang akan dihadapi, namun petugas pajak tidak akan menyerah. Inilah tugas mulia yang akan dilakukan demi menjaga pembangunan tanah air tercinta ini tetap terlaksana.
Hal ini disampaikan oleh Bp. Mardial, Kepala Bidang Penyelenggaraan Pusdiklat Pajak, dalam acara Penutupan DTSS Jurusita Angkatan I yang diselenggarakan di Hotel Mega Anggrek pada hari Kamis, 31 Agustus 2017. Dalam sambutannya beliau kembali menyampaikan bahwa Pusdiklat Pajak dengan tangan terbuka menerima setiap kritik dan saran, sehingga diharapkan dapat menjadi pedoman perbaikan pelayanan untuk mewujudkan pelaksanaan diklat yang lebih profesional di masa mendatang .

Penutupan Waskon 3

Penutupan Waskon 2

Penutupan Waskon 1

 

 

Paling Banyak Dibaca

  • Penyiapan Tenaga Pendamping Penyusunan LK K/L +

    [Bogor, 4 Januari 2018] Pagi ini Pusdiklat Anggaran dan Perbendaharaan menyelenggarakan Lokakarya pertamanya di tahun 2018. Pembukaan lokakarya yang bernama Baca Selengkapnya
  • Catatan 2017, Harapan 2018 +

    [Bandung] Jumat, 5 Januari 2018 – Mengawali tahun 2018 ini, Perwakilan Kementerian Keuangan Jawa Barat menyelenggarakan konferensi pers yang pertama kali Baca Selengkapnya
  • Diklat Pembuka di Awal Tahun 2018 +

    [Medan] Senin, 10 Januari 2018. Diklat Penyiapan Tenaga Pendamping Penyusunan Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga Angkatan I dan Diklat Teknis Substantif Spesialisasi Baca Selengkapnya
  • 1
  • 2

Eselon I Kementerian Keuangan

Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan
Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan
Inspektorat Jenderal
Sekretariat Jenderal
Direktorat Jenderal Bea Cukai
Direktorat Jenderal Pajak
Badan Kebijakan Fiskal
Direktorat Jenderal Anggaran
Direktorat Jenderal Perbendaharaan
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara
Layanan Pengadaan Secara Elektronik
Call Center BPPK
Easylib
Wise
Indonesia Darurat Narkoba
APBN Kemenkeu 2016